Rabu, 09 Desember 2015

makalah kimia laju reaksi



BAB I

PENDAHULUAN

A.Latar Belakang

Proses berlangsungnya  suatu reaksi kimia dipengaruhi oleh beberapa factor. Suatu reaksi akan berlangsung secara cepat apabila frekuensi tumbukan antar partikel dari zat-zat yang bereaksi sering terjadi. Sebaliknya reaksi akan berlangsung secara lambat apabila hanya sedikit partikel zat-zat yang bereaksi mengalami tumbukan. Beberapa factor yang mempengaruhi kinetika reaksi adalah konsentrasi, luas permukaan sentuhan, suhu, dan katalis.
Menurut tumbukan, reaksi berlangsung sebagai hasil tumbukan antar partikel pereaksi. Akan tetapi, tidaklah setiap tumbukan menghasilkan reaksi, melainkan hanya tumbukan antar partikel yang memiliki energy cukup serta arah tumbukan yang tepat. Dala teori tumbukan, perubahan jumlah molekul pereaksi dapat berpengaruh pada laju suatu reaksi. Kita telah tahu bahwa jumlah mol spesi zat terlarut dalam 1 liter larutan dinamakan konsetrasi molar.


B. Rumusan Masalah

ü  Apa yang dimaksud dengan Laju Reaksi
ü  Jelaskan faktor – faktor yang mempengaruhi Laju Reaksi


C. Tujuan:

ü  Peserta didik dapat menjelaskan faktor faktor yang dapat mempengeruhi laju reaksi













BAB II

PEMBAHASAN

A.  Alat dan Bahan

-         Alat :    
Ø  Erlemeyer 25ml                       6bh
Ø  Gelas ukur 25ml                      1bh
Ø  Spatula                                                1bh
Ø  Corong                                    1bh
Ø  Balon tiup                               6bh
Ø  Lumpang dan alu                    1bh
Ø  Stopwatch                               1bh
Ø  Pipet tetes                               1bh

-         Bahan :

Ø  Larutan CH3COOH    75%
Ø  Soda kue / NaHCO3
Ø  Kapur Tulis / CaCO3




B. Dasar Teori
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi

1. Konsentrasi Pereaksi
Konsentrasi memiliki peranan yang sangat penting dalam laju reaksi, sebab semakin besarkonsentrasi pereaksi, maka tumbukan yang terjadi semakin banyak, sehingga menyebabkan laju reaksi semakin cepat. Begitu juga, apabila semakin kecil konsentrasi pereaksi, maka semakin kecil tumbukan yang terjadi antar partikel, sehingga laju reaksi pun semakin kecil
2. Suhu
Suhu juga turut berperan dalam mempengaruhi laju reaksi. Apabila suhu pada suatu rekasi yang berlangusng dinaikkan, maka menyebabkan partikel semakin aktif bergerak, sehingga tumbukan yang terjadi semakin sering, menyebabkan laju reaksi semakin besar. Sebaliknya, apabila suhu diturunkan, maka partikel semakin tak aktif, sehingga laju reaksi semakin kecil.
3. Tekanan
Banyak reaksi yang melibatkan pereaksi dalam wujud gas. Kelajuan dari pereaksi seperti itu juga dipengaruhi tekanan. Penambahan tekanan dengan memperkecil volume akan memperbesar konsentrasi, dengan demikian dapat memperbesar laju reaksi.
4. Katalis
Katalis adalah suatu zat yang mempercepat laju reaksi kimia pada suhu tertentu, tanpa mengalami perubahan atau terpakai oleh reaksi itu sendiri. Suatu katalis berperan dalam reaksi tapi bukan sebagai pereaksi ataupun produk. Katalis memungkinkan reaksi berlangsung lebih cepat atau memungkinkan reaksi pada suhu lebih rendah akibat perubahan yang dipicunya terhadap pereaksi. Katalis menyediakan suatu jalur pilihan dengan energi aktivasi yang lebih rendah. Katalis mengurangi energi yang dibutuhkan untuk berlangsungnya reaksi.
5. Luas Permukaan Sentuh
Luas permukaan sentuh memiliki peranan yang sangat penting dalam laju reaksi, sebab semakin besar luas permukaan bidang sentuh antar partikel, maka tumbukan yang terjadi semakin banyak, sehingga menyebabkan laju reaksi semakin cepat. Begitu juga, apabila semakin kecil luas permukaan bidang sentuh, maka semakin kecil tumbukan yang terjadi antar partikel, sehingga laju reaksi pun semakin kecil. Karakteristik kepingan yang direaksikan juga turut berpengaruh, yaitu semakin halus kepingan itu, maka semakin cepat waktu yang dibutuhkan untuk bereaksi; sedangkan semakin kasar kepingan itu, maka semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk bereaksi.
C.   Langkah Kerja

a.     Pengaruh konsentrasi

1.      Timbangan masing masing 6g NaHCO3 dan masukanlah kedalam balon A,B,dan C
2.      Ukurlah 30ml CH3COOH dan masukan ke erlemeyer A.
3.      Ukurlah 20ml CH3COOH dan encerkan dengan 20ml air. Kemudian masukan dalam erlemeyer B
4.      Ukurlah 10ml CH3COOH dan encerkan dengan 20ml air. Kemudian masukan dalam erlemeyer C
5.      Pasang mulut balon A kemulut erlemeyer A (jaga jangan sampai NaHCO3 tumpah kedalam erlemeyer)
6.      Lakukan langkah 5 untuk B dan C
7.      Siapkan Stopwatch
8.      Tumpahkan NaHCO3 dalam balon A hingga bereaksi dengan CH3COOH (klik tombol start di stopwatch bersamaan dengan tumpahnya CH3COOH)
9.      Hentikan stopwatch pada saat balon terisi gas
10.  Catat waktu yang diperlukan hingga balon tegak
11.  Lakukan langkah 7-10 untuk balon B dan C

b.     Pengaruh luas permukaan

1.      Siapkan 3 batang kapur tulis A,B, dan C
2.      Ukurlah masing masing 25ml CH3COOH dan masukan dalam erlemeyer D,E, dan F
3.      Garuslah kapur tulis A hingga berbentuk kepingan kepingan kecil kemudian masukan dalam balon D
4.      Pasang mulut balon D ke erlemeyer D (jangan sampai kapur tumpah ke dalam erlemeyer)
5.      Potonglah kapur tulis B hingga menjadi 5 bagian dan masukan ke dalam balon E
6.      Pasang mulut balon E ke dalam erlemeyer E (jangan sampai kapur tumpah ke dalam erlemeyer)
7.      Potonglah kapur tulis C hingga menjadi 2 bagian dan masukan ke dalam balon F
8.      Pasang mulut balon F ke dalam erlemeyer F (jangan sampai kapur tumpah ke dalam erlemeyer)
9.      Siapkan Stopwatch
10.  Tumpahkan kapur ke dalam erlemeyer hingga bereaksi dangan CH3COOH (klik tombol strat di stopwatch bersamaan dengan ditumpahkan kapur)
11.  Hentikan stopwatch pada saat balon terisi gas
12.  Catat waktu hingga balon tegak
13.  Lakukan langkah 9-11 untuk balon E dan F
















D. Hasil pengamatan

a.    Pengaruh konsentrasi

NO
LARUTAN
WAKTU REAKSI
1.    
30ml CH3COOH 75%
00:00:02:56
2.
30ml CH3COOH 65%
00:00:04:13
3.
30ml CH3COOH 55%
00:00:06:10


b.   Pengaruh luas permukaan

NO
KAPUR TULIS
WAKTU REAKSI
1.
Kepingan besar
00:00:06:06
2.
Kepingan sedang
00:00:04:07
3.
Kepingan kecil
00:00:02:36

Analisis Percobaan

1.    Larutan : semakin tinggi konsentrasi larutan maka akan semakin tinggi laju reaksinya

2.    Luas Permukaan : Semakin besar luas permukaan suatu benda maka akan semakin cepat laju reaksinya


BAB III

PENUTUP

KESIMPULAN
            Dari semua percobaan yang peneliti lakukan membuktikan bahwa konsentrasi dan suhu mempengaruhi terhadap laju reaksi. Jika konsentrasi naik maka laju reaksi juga naik, begitu juga jika suhu naik maka laju reaksi juga naik dan juga sebaliknya.
Persamaan laju reaksi didefinisikan dalam bentuk konsentrsi reaktan maka dengan naiknya konsentrasimaka naik pula kecepatan reaksinya. Artinya semakin tinggi konsentrasi maka semakin banyak molekul reaktan yang tersedia dengan demikian kemungkinan bertumbukan akan semakin banyak juga sehingga kecepatan reaksi meningkat. Jadi semakin tinggi konsentrasi, semakin cepat pula laju reaksinya
Suhu juga turut berperan dalam mempengaruhi laju reaksi. Apabila suhu pada suatu reaksi yang berlangsung dinaikkan, maka menyebabkan partikel semakin aktif bergerak, sehingga tumbukan yang terjadi semakin sering, menyebabkan laju reaksi semakin besar. Sebaliknya, apabila suhu diturunkan, maka partikel semakin tak aktif, sehingga laju reaksi semakin kecil.
Saran
Jika ingin pratikum berhasil, maka harus melaksanakan aturan cara kerja dengan baik dan benar dan harus teliti serta berhati-hati agar tidak terjadi segala sesuatu yang tidak di inginkan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar